Welcome to our site

welcome text --- Nam sed nisl justo. Duis ornare nulla at lectus varius sodales quis non eros. Proin sollicitudin tincidunt augue eu pharetra. Nulla nec magna mi, eget volutpat augue. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos. Integer tincidunt iaculis risus, non placerat arcu molestie in.

Kuliner di Solo

Kamis, 11 Juli 2013


Di kalangan penyuka makanan enak (para wisata kuliner), Solo dikenal sebagai salah satu kota di Tanah Air yang merupakan “gudang”-nya makanan lezat. Berbagai makanan minuman maupun jajanan yang khas dapat dengan mudah dijumpai di Solo. Anda akan dimanjakan oleh keanekaragaman makanan yang tersebar di berbagai sudut kota ini, yang menyajikan cita rasa khas dan eksotis yang langka dijumpai di tempat lain.

Cabuk Rambak biasa dijajakan berkeliling kampung pada hari-hari biasa. Saat perayaan sekaten bisa dijumpai di sekitar halaman Masjid Agung Keraton. Makanan dengan menu utama ketupat ini sangat khas di Solo. Ketupat sering disebut juga dengan gendar janur, karena beras sebagai bahan utama ketupat dimasak dalam anyaman janur / daun kelapa yang masih muda. Yang membedakan dengan makanan ketupat di daerah lain adalah bumbunya. Bumbu cabuk rambak memakai wijen yang digoreng bersama santan kelapa, cabai, bawang putih, kemiri dan gula merah. Makanan ini disantap dengan karak, sejenis krupuk dengan bahan dasar beras.



Sate Kere ini sangat unik karena menu utamanya adalah sate tempe gembus, yaitu tempe yang dibuat dari ampas kedele sisa pembuatan tahu. Selain itu juga ada sate jerohan sapi, seperti paru, limpa, hati, iso, torpedo, ginjal, dan babat. Sebelum dibakar bahan makanan ini direndam dalam bumbu khas. Sedangkan bumbu untuk menyantapnya yaitu bumbu kacang, dengan kacang yang tidak terlalu banyak sehingga terasa lebih ringan. Sate kere dapat dijumpai di sebelah selatan stadion sriwedari, Warung Yu Rebi dan di depan TK Marsudirini.


Tengkleng merupakan makanan semacam gulai kambing tetapi kuahnya tidak memakai santan. Isi tengkleng adalah tulang-tulang kambing dengan sedikit daging yang menempel, bersama dengan usus, sate jerohan, otak dan organ-organ lain seperti mata, telinga, pipi, kaki dan lain-lain. Kenikmatan menyantap tengkleng akan terasa ketika kita menggerogoti sedikit daging yang menempel pada tulang dan menghisap isinya. Makanan ini dapat ditemukan di samping Gapura Pasar Klewer dan Warung Tengkleng Yu Tentrem di Jl Letjend Sutoyo.
 


Bakmi Toprak Solo berbeda dengan ketoprak jakarta. Toprak solo terdiri dari mi kuning, irisan kol, tahu tempe goreng, telur dan sosis goreng, kemudian disiram dengan kuah kaldu dan irisan tetelan daging sapi serta taburan bawang goreng dan seledri. Sebagai pelengkap bisa ditambah karak (kerupuk nasi).
 

Abon Sapi dan Ayam Varia adalah oleh-oleh khas kota Solo, terletak di Jl. Coyudan 114, buka mulai jam 9 pagi. Toko ini selain abon juga menjual oleh-oleh khas lain seperti serundeng.
 

Dawet Ayu Pasar Gede ini berbeda dengan dawet lainnya. Dawet ini berasal dari cendol dari tepung beras atau Onggok, ketan hitam, dan selasih yang disiram dengan sirup dari gula kelapayang berwarna bening. Dawet ayu ini tersedia di dalam Pasar Gede Hardjonagoro di pagi hari.
 

Gempol Pleret terbuat dari tepung beras kasar yang dibuat bulatan-bulatan berdiameter sekitar 1,5 cm. Bulatan ini kemudian disiram dengan kuah santan dan gula kelapa. Gempol Pleret bisa dijumpai di depan toko Abon Varia, Coyudan, pasar tradisional dan banyak juga penjaja keliling yang menjual gempol pleret.
 

Gudeg Ceker berbahan dasar ceker (kaki ayam) yang menjadi pendamping yang dihidangkan bersama gudeg. Ceker direbus dengan bumbu santan yang direbus dengan bumbu santan sehingga terasa lunak dan lezat. Selain gudeg, ceker juga dapat disajikan sebagai makanan pendamping bubur. Paduan menu ini akan semakin lezat ketika disiram dengan kuah Sambel Goreng Krecek. Gudeg ceker ini dapat ditemui di Jl. Wolter Monginsidi Margoyudan, Warung Gudeg Ceker bu Kasno dibuka mulai jam 2 pagi dan Warung Gudeg sebelah utara perempatan warung pelem buka mulai jam 7 malam.
 

Ada cara lain untuk menikmati gule kambing yang disebut Gul-Gor (Gule Goreng). Gule kambing yang berkuah santan kental dimasak diatas anglo (kompor) arang sampai kering. Proses ini akan membuat daging semakin empuk dan menciptakan rasa unik dan khas. Penjual Gulgor dapat dijumpai di Jl. Diponegoro, sebelah bekas gedung bioskop Dedy Teather dan di depan RS Kustati Pasar Kliwon.
 

Nasi Liwet merupakan makanan khas Solo yang paling terkenal. Nasi Liwet adalah beras yang dimasak denga kaldu ayam yang membuat nasi terasa gurih dan beraroma lezat. Nasi tersebut dicampur dengan sayur labu siyam yang dimasak agak pedas, telur pindang rebus, daging ayam suwir, kumut (terbuat dari kuah santan yang dikentalkan). Disajikan dengan daun pisang yang dibentuk pincuk sebagai piringnya. Penjual Nasi Liwet banyak dapat dijumpai di daerah Keprabon, buka mulai jam 4 sore.
 

Sambel Tumpang terdiri dari nasi putih yang ditumpangi aneka sayuran rebus seperti bayam, taoge, dan kacang panjang kemudian disiram kuah kental yang terbuat dari santan dan tempe sangit (tempe yang mulai membusuk) yang dihaluskan. Sambel tumpang dapat ditemukan stadion manahan dan di pasar-pasar tradisional.
 

Rambak petis adalah salah satu makanan yang tidak boleh dilupakan saat mencari oleh-oleh khas Solo. Berbahan baku dari kulit sapi dan kerbau. Camilan ini diproses seperti membuat kerupuk. Yang unik dari panganan ini adalah petisnya. Petis ini semacam kecap yang dihidangkan bersama rambak, dibuat dari kaldu sapi yang diproses bersama gula dan bumbu khas.
 

Selat Segar Solo adalah salah satu bentuk percampuran masakan berkuah asal barat dengan selera lidah lokal. Racikan selat solo merupakan adaptasi dari salad yang terdiri dari irisan daging, ditambah dengan rebusan wortel, buncis, telur pindang, kentang dan dilengkapi mayonaise serta kuah kecap yang segar. Warung selat yang terkenal di Solo adalah Warung Selat Mbak Lies di Serengan dan RM Kusuma Sari di Perempatan Nonongan.
 

Sate Buntel adalah sate kambing khas kota Solo terbuat dari daging kambing yang dicincang halus, diberi bumbu bawang dan merica, kemudian dibuntel (bungkus) dengan lemak kambing. Dimakan bersama kecap, irisan cabe rawit, bawang merah, irisan kol dan tomat. Menu yang lain adalah sate kikil kambing dan gule sumsum. Warung sate kambing dapat dijumpai di Jl. Sutan Syahrir Tambak Segaran.
 

Serabi Solo berbeda dengan serabi daerah lain. Jajanan ini tidak dimakan bersama kuah santan yang manis, karena rasanya sendiri sudah manisa dan gurih. Serabi Solo terbuat dari adonan tepung beras, gula pasir, dan santan. Serabi Solo berbentuk bulat seperti piring dengan kerak disekelilingnya. Serabi Solo memakai toping yang beraneka macam seperti taburan coklat, nangka, dan irisan pisang.
 

Susu Segar dijajakan di tenda-tenda mulai sore hari. Menu utamanya adalah susu segar murni, akan tetapi ada menu lain seperti susu sirup, susu coklat, susu jahe, susu madu, bahkan susu telor.
 

Tahok, makanan yang konon berasal dari Cina, terbuat dari dari ampas kedelai yang menggumpal seperti agar-agar lembek, kemudian disiram dengan kuah dari campuran gula dan jahe sehingga terasa hangat. Pedagang tahok dapat dijumpai di utara kretek gantung, lodji wetan atau diselatan pasar besar.
 

Tahu Kupat adalah salah satu makanan khas Solo yang terdiri dari ketupat, mi basah, taoge, tahu goreng, bakwan yang dipotong-potong dan kacang goreng yang disiram dengan bumbu kecap manis. Sebagai tambahan kadang juga ditambah telur dadar. Tahu kupat dapat dengan mudah ditemui di sepanjang Jl. Gajah Mada dan di depan Pasar Kadipolo.
 

Timlo Solo adalah hidangan berkuah bening yang berisi sosis goreng yang dipotong-potong, telur ayam pindang dan irisan hati ampela ayam. Menu ini disantap dengan nasi putih yang ditaburi bawang goreng. Berbeda dengan daerah lain, timlo solo tidak memakai soun dan jamur. Warung Timlo dapat dijumpai di Timur Pasar Gede buka pagi hari dan di Jl Urip Sumoharjo.
 

Wedang Dongo adalah minuman beraroma jahe ini mirip dengan wedang ronde. Wedang dongo terdiri dari bulatan yang terbuat dari tepung ketan yang berisi kacang tumbuk dan irisan kolang kaling, kemudian disiram dengan air jahe manis.
 

Wedangan merupakan salah satu tempat bersosialisasi masyarakat Solo. Tidak hanya sebagai tempat berjualan makanan, tapi juga sarana bersantai, bertukar informasi dengan suasana yang khas. Di atas meja atau gerobak yang unik tersaji nasi yang dibungkus kecil-kecil dan berbagai lauk pauk yang sangat akrab di lidah karena merupakan makanan sehari-hari. Pengunjung leluasa mengambil makanan yang tersaji. Sambil minum teh hangat, kopi, atau wedang jahe pengunjung bisa bergaul akrab. Yang menarik ditempat ini adalah terbentuk kepercayaan antara penjual dan pembeli. Pembeli tinggal mengatakan apa yang sudah disantap dan penjual dengan sigap menghitungnya. Wedangan dapat dijumpai di setiap sudut kota Solo.
 

Sumber dari www.surakarta.go.id



0 komentar:

Poskan Komentar

 
Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates